Anara menatap nyalang pada hp nya yang terus saja bergetar. Tangan nya bertautan ragu ingin menjawab telpon dari givano. Mata nya mulai melirik ke arah jam dinding berwarna pink. We anjer sejak kapan tu jam udah ke delapan?! Perasaan masih ke tujuh tadi!!! Anara meraup gusar wajah cantik nya, saat ini ia masih rebahan santai di kasur besar milik nya. Sedangkan zain? Cowo itu masih setia dengan tumpukan buku tebal di kanan-kiri nya. GIMANA IZIN NYA SI ANJIR!!! Anara mulai mengubah posisi tidur nya menjadi duduk. Ia mulai menajamkan telingga nya dikala hp zain mulai bergetar pertanda ada yang menelpon cowo itu. "halo lyra. Kenapa?" "...." "Ooo... Iya gak papa. Kalo engak besok gue jemput mau? " "...." "gak ngerepotin tenang aja" "....." "oke selamat malam" Anara menatap zai

