Nama pertama yang keluar setelah diacak adalah nama Lala. Mendengar namanya disebut membuat Lala menatap Humaira tidak terima. Lala berdiri dari duduknya dan mulai aksi protes. "Nggak mau. Aku, kan, udah bilang dari tadi kalau aku nggak akan mau ikut. Random ataupun nggak, aku nggak akan ikut. Kamu denger nggak sih? Aku nggak mau ikut-ikut kayak gitu, lagian aku juga nggak bisa." Lala mendengkus, melipat kedua tangannya di d**a. "Tapi, La, semuanya, kan, pasti bakalan kebagian. Cuma giliran aja, beda waktunya." ucap Humaira menatap Lala. "Kamu, tuh, maksa tahu nggak sih?" Lala berdecak, hendak pergi ke luar kelas tetapi tidak bisa mengingat sebentar lagi guru akan datang. "Kalau kamu masih maksa-maksa orang, mendingan kamu aja deh yang ikut. Nggak usah maksa orang lain buat ngikutin kei

