Tiba-tiba Sakit?

1058 Kata

Pelukannya semakin erat melingkar di perutku. Aku sudah terbiasa setiap bangun merasakan dekapannya. Jun Hee tidak terusik sedikit pun saat aku membelai rambut hitamnya. “Sudah bangun?” “Kau juga,” balasku. Jun Hee menarikku ke dalam dekapannya. d**a bidangnya membuatku merasakan nyaman. Jun Hee menarik daguku hingga kini aku mendongkak menatap mata sipitnya. Ia tersenyum walau samar sebelum mengecup bibirku singkat. “Ini hari terakhir kita di Pulo Cinta. Kita harus segera berkemas untuk kembali.” Jun Hee menyibak selimut sembari duduk di pinggir tempat tidur. “Aku masih ingin istirahat, kau mandi saja dulu.” Jun Hee mengangguk sambil berjalan menuju kamar mandi. Sangat disayangkan  waktu kami menginap sangat singkat. Aku bahkan masih betah di resort ini walau sudah dua kali berkun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN