Chapter 16 "Mas, kenapa kamu kesini. Ini jam kantor. Ada yang mau kamu bicarakan?" Kata Syadza tepat singkat dan jelas. "Iya," "Apa??" "Ingat tidak? Kapan pertama kali kita saling jatuh cinta?" Tanya Syauqi lembut. Ia menatap daun yang menari berkat angin pagi. "Ingat, saat kita di bangku sekolah." "Terus?" tanya Syauqi lagi. "Udah," kata Syadza. Ia bingung kemana arah bicara Syauqi. "Belum selesai. Saat itu, ada Al-Quran yang mendengar janji kita. Jika kita harus mencintai karena Allah dan perbaiki diri murni karena Allah, kamu ingat?" "Mm," "Dan ingat tidak? Kapan kita pertama kali bertemu setelah kejadian Mas menolak pernyataan cintamu?" "Ingat, didepan kos bang Akbar," "Udah hanya itu?" Tanya Syauqi. "Iya hanya itu," Syadza mulai melemas, ia berusaha memposisikan dirin

