"Kamu tinggal disini?" tanya Aarav sambil menepikan mobil tepat didepan gerbang komplek sesuai petunjuk Agnia. "Iy-iya pak, memangnya kenapa?" Agnia ikut bertanya sebab Aarav terus fokus pada tulisan nama komplek yang terpampang cukup besar diatas gerbang tersebut. "Gapapa, cuma kebetulan ada teman saya yang juga tinggal dikomplek ini." jawab Aarav tersenyum kecil. "Iya sih ... ini kawasan elit, tapi saya disini cuma numpang kok !" jelas Agnia lagi, tak ingin Aarav tahu yang sebenarnya. "Oh gitu!" Aarav mengangguk paham. "Sama siapa?" lanjutnya bertanya. "Sama Om!" Agnia terpaksa menjawab dengan penuh keragu-raguan. Bohong kalau Agnia tak tahu tentang dosa saat tidak mengakui telah bersuami, hanya saja ia malas mengumbar latar belakangnya, belum lagi, orang-orang akan mempertanyakan

