Kamar mandi berisi Tari

1604 Kata

Sudah hampir tengah hari dan pekerjaan Tari belum juga selesai. Meski tidak melakukan adegan aneh, hanya bicara di taman dan beberapa kali terlihat bercanda saja, nyatanya Pandu tetap tak suka dengan pekerjaan Tari ini. “Cut!” teriak Hans yang turun langsung. Terdengar semua orang bertepuk tangan, dia pun bersalaman dengan Tari dan semua anggota band itu. “Terima kasih, kamu sangat bagus, semua bisa sangat lancar.” Ucap sang vokalis. Tari terkekeh, “Tidak akan jadi apa pun tanpa Hans,” ditolehnya Hans, “kau harus berterima kasih padanya.” Tari tak mau ada yang memujinya selain Hans karena dia juga tak sepenuhnya mencintai pekerjaan ini. “Hahahaha.” Hans hanya bisa tertawa, “Kita makan siang bersama?” tawarnya ke Tari. Tari segera menggeleng, di kejauhan sana Pandu terlihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN