Jantung Tari rasanya mau copot. Dia baru saja membuang seni dan berniat pergi, tapi saat membuka pintu malah dikejutkan dengan sosok Rizky. Dulu dia memang takut, tapi sekarang tidak lagi setelah mengetahui betapa gilanya Rizky dan betapa beruntungnya dirinya sudah memilih pergi dari sisi Rizky. “Kau mengikutiku? Aku tidak takut lagi padamu, tapi kamulah yang harusnya takut karena setelah aku kembali dari sini, akan kupastikan polisi menahanmu dan tak membiarkan kamu bebas lagi walau sampai kapan pun.” Tari seolah menekannya di setiap kata yang dia ucap. Rizky mengerutkan kening, “Kamu yang menyakitiku dan kamu juga yang akan membuatku dipenjara? Kenapa tidak kita ubah saja alurnya? Kamu dan kekasih homomu itu yang dipenjara." Rizky terkekeh, dia akan menyampaikan tusukan demi tusukan set

