Undangan pesta malam

1089 Kata

Hari berlalu dengan cepat. Pandu mengantar Tari pulang setelah pemotretan terakhir, langsung ke rumah tanpa mampir lebih dulu karena sudah membeli oleh-oleh untuk bunda. “Aku akan pergi nanti, kamu mau ikut? Kalau tidak lelah?” tanya Pandu. “Ke mana?” tanya Tari balik. “Aku akan menemui Hendra, ada beberapa hal yang harus kita bahas.” Mobil yang dikendarai Pandu sampai di rumah Tari. Segera turun dengan membawa beberapa tas, membiarkan Tari membuka kan pintu rumah untuknya. “Aku lelah, Pandu. Mungkin lain kali. Ayo!” tolak Tari. Rumah ini sepi, tapi ada suara berisik dari belakang. Tari segera ke sana dan menemukan bundanya. Dia hanya berdiri di ambang pintu sambil melihat bundanya yang sibuk menata bunga, “Tidak ada pesta penyambutan?” ejek Tari. Bunda Tari menoleh, melihat putrinya p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN