Menyukai manisnya

2078 Kata

Ke dua preman itu terkekeh bersamaan. Salah satunya berbicara, “Berapa banyak uang Anda hingga ingin tahu siapa yang menyuruh kami? Hahahaha. Pulanglah, Tuan. Siapa dan apa tidaklah penting.” “Cuih!” Rizky merasa diinjak harga dirinya, dia pun mengambil ancang-ancang, ‘Hiyak!’ memukuli membabi buta siapa saja yang ada di depannya, dia preman itu dipukul perut, wajah, serta dadanya. Badannya memang kalah besar, Rizky juga tidak punya kemampuan apa pun, dua preman yang tidak ingin membalasnya itu, nyatanya tetap mengalahkannya. Rizky diangkat hingga kakinya menggantung dan menendangi udara, dua preman itu melempar tubuhnya hingga membentur mobilnya sendiri. Rizky hanya terengah sambil menatap sinis ke kedua preman itu. “Pulanglah, Tuan.” Usirnya halus. “Berapa uang yang kalian minta, huh?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN