Pandu baru saja sampai rumah, dia meninggalkan Rio setelah membuat Rio lemas tadi, dan sekarang melihat siapa yang menyambutnya dengan senyum lebar, Pandu pun berdecap, “Ck! Apa yang kamu lakukan?” tanyanya sambil mendorong tak terlalu kentara, asal tidak di depannya saja. “Baru. Aku ke sini untuk menemuimu.” Lili mengekor Pandu, “Tante sama om baru tidur, kamu dari mana pulangnya malam banget?” tanyanya yang saat ini duduk di ranjang Pandu. “Harusnya aku yang tanya, kamu di sini, Hendra di mana?” Lili terkekeh, “Kamu cemburu?” godanya ke Pandu, wajah kesal itu malah membuatnya sangat senang. Pandu tertawa, “Aku lelah, Lili. Banyak pekerjaan besok, tidur sana.” Lili pun segera naik ke ranjang, menarik selimut dan memejamkan mata. “Kau tidak punya kamar sendiri?” Pandu heran dengan wa

