Serangan Tari

2034 Kata

Pandu membuka pintu, sepi dan sunyi, dia baru saja tiba di ring tinju, ini adalah tempat yang disebutkan oleh Rizky saat meneleponnya barusan. Di atas ring Rizky menyeringai, Pandu mendekat, tak berniat naik ke ring tinju. Pandu hanya diam, Rizky yang ada di depannya sudah berubah, dan Pandu pun tak yakin apa dirinya turut andil dalam perubahan itu. Rizky melempar sepasang sarung tinju ke Pandu, “Ayo!” ajaknya tak sabar. “Kita sudah dewasa, Rizky. Kau seperti anak kecil.” Pandu terkekeh, dia yakin Rizky masih mengajaknya bercanda. “Anak kecil tidak punya pikiran merebut pacar orang, Pandu. Mereka hanya merebut mainan dan Tari bukan mainanku, dia kekasihku.” Rizky menyatukan ke dua tinjunya, membuat deguman yang menggema memenuhi ruang yang kursinya banyak dan mengelilingi ring tinju tep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN