"Ayo! Kita pulang duluan!" ucap Rizal pada istri dan ibunya. Bu Erna dan Nessa tidak berani membantah. Mereka berdua langsung mengikuti Rizal, mengambil posisi masing-masing seperti saat merek berangkat tadi. Rizal langsung menjalankan mobil tanpa berpamitan pada Arjuna dan Lily yang sebentar lagi akan menyusul mereka juga. "Ini semua gara-gara kamu, Nes!" ucap Rizal yang masih memendam perasaan marahnya sedari ruko tadi. "Sudahlah, Zal! Semuanya sudah terjadi. Kenapa kamu harus mencari tahu tentang sesuatu yang sudah terlewat lama." Bu Erna menenangkan Rizal yang mulai gusar lagi. Ia takut bila Rizal menyetir dalam keadaan emosi. Kali ini Nessa berusaha menekan rasa takutnya dengan membuang pandangan ke samping, berpura-pura menikmati perjalanan pulang mereka. Dalam hati ia menyum

