"Iya! Iya Kak Juna. Oke. Tapi ini aku lagi mikir, bagaimana caranya aku memberi tahu kak Romy?" tanya Lily sembari mengekori Arjuna. "Urusan Romy, serahkan saja ke aku. Nanti kutelpon, dan akan kujelaskan pelan-pelan. Aku janji, besok pagi Romy akan datang tanpa marah-marah. Asal kamu juga mau mengemasi semua barangmu malam ini juga!" ucap Arjuna seperti sangat meminta. Lily menarik napas panjang. Akhirnya ia mengangguk walaupun di kepalanya penuh tanda tanya. Dengan langkah berat ia kembali ke kamar. Malam makin beranjak, kebetulan Lily memang tidak bisa memejamkan matanya sedetikpun. Akhirnya ia melakukan apa yang di perintah oleh Arjuna. Ia menyimpan kembali semua barang-barangnya, juga barang Abidzar dan Hussein. Persis seperti apa yang ia lakukan beberapa saat sebelum pergi dari r

