Chapter 20

1532 Kata

“Kuharap Kak Vier tidak akan membiarkanku mengejar-ngejar Kakak lagi,” Lorenza terkekeh. Semua orang semakin heboh, terlebih mereka juga baru mengetahui jika Zavier dan Lorenza saling mengenal. Saat sebagian besar relawan menunjukkan antusiasmenya untuk bisa mengenal Lorenza secara langsung, Zavier segera mengambil alih dan menginterupsi. “Lepaskan topengmu dan ikuti aku kalau mau bicara,” perintah Zavier terdengar tak ingin mendapat bantahan, kemudian berbalik meninggalkan semua orang. Nada bicara Zavier yang dingin dan sangat berbeda dari keseharian mengejutkan semua orang. Mereka seperti melihat alter ego dari seorang Zavier Brishon. Lorenza masih memasang senyum terbaiknya lalu sedikit berlari kecil menyusul Zavier, “Tunggu aku, Kak!” “Siapa pria itu? Aku seperti tidak pernah meli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN