Dramsos 24

2577 Kata

“Assalamualaikum, Maaah Rey pulaaang.” Teriak Rey yang masuk kedalam rumah bersama Munadi dan Yusna di belakangnya. “Iya, Waalaikumsallam. Rey, kamu itu jangan teriak-teriak! Malu ah sudah besar juga.” Omel Andien dengan menjewer telinga Rey “Adedeh maaaah sakittt!” “Biarin aja, kamu kebiasaan soalnya.” Andien melihat Yusna dan Munadi menahan tawa segera melepas jeweran di telinga anaknya, dan beralih mendekati Yusna yang terlihat berbeda dibanding kemarin. “Ini kamu Na?” tanya Andien dengan menahan gemas, ia tidak menyangka jika Yusna bisa berubah jauh dari kata, tomboy. “Hehehehe, jelek ya?” tanya Yusna dengan sedikit murung. “Enggak kok sayang, kamu cantik kalau pakai baju seperti ini, mama sampai pangling loh.” Mencubit kedua pipi Yusna pelan. “Sekarang ayo kita makan, nanti kebu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN