Leo membelalakan matanya horror saat menatap layar ponselnya. Ia mengedipkan matanya ‘tak percaya karena akun kekasih nya mem-blokir nomornya, ia juga hanya membalas pesan singkat. “Parah..” Leo menggelengkan kepalanya. “Ini nggak mungkin, Yusna gak mungkin kayak gini ke gue. gak... gak mungkin!” Gumam Leo yang langsung membuang ponselnya ke sembarangan arah, membuat ponsel itu menghantam kerasnya dinding yang ada di dalam kamarnya. “Ini pasti ulahnya Rey, iya! Pasti ini ulah dia! Selama ini orang yang berusaha merebut Yusna dari gue ya cuma dia doang!” Menyambar jaket dan kunci motor, Leo berjalan cepat keluar dari kamarnya seraya mengenakan jaket. Mengambil helm yang tersimpan di lemari dekat garasi, Leo mengeluarkan motor matic nya keluar dari garasi setelah itu ia menyalakan mesin

