Jenazah Suamiku Bab 76 : Dokter Zulfan VS Shella Sesampainya di klinik dokter gigi tempatnya bekerja, Shella langsung masuk dan berjalan ke ruangan bosnya. Shella mengetuk pintu ruangan dokter gigi itu yang terbuka separuh. “Masuk, Shell,” ucap Dokter Zulfan ketika melihat Shella di ambang pintu. Shella pun bergegas melangkah masuk dengan senyum semringah. Dokter gigi yang cuek itu hanya datar saja menanggapi asistennya itu. “Ada apa, Shella?” tanya Dokter Zulfan tanpa basa-basi. Dih, dingin banget sih. Disuruh duduk dulu gitu kek, atau basa-basi dulu gitu kek, ini ujug-ujug langsung nanya ada apa, batin Shella. “Pak Dok sudah makan malam belum? Kalau belum, ini saya bawakan makanan untuk Bapak. Silakan dimakan, ya, Pak.” Shella menyodorkan wadah berwarna hijau muda itu di meja

