Bab 8

1226 Kata

Waktu sudah menunjukan pukul 12 malam. Exel sudah tidak kuat lagi pada akhirnya Exel yang tumbang duluan. Miranda sangat memahami sekali, maklum saja ini pertama kali nya Exel bermain natural tanpa terpengaruh oleh apapun. Exel sangat memahami juga kalau Miranda masih menginginkannya. Tapi apalah daya, Exel sudah tidak kuat lagi. Tubuhnya terasa tidak ada tulangnya. "Maafkan aku Mira, aku sudah tidak kuat lagi untuk babak ke 2," ucapnya dengan nafas yang masih terengah. "Tidak apa-apa Mas, aku sangat mengerti. Tapi aku suka dengan gaya mu Mas. Aku cukup puas kok Mas. Terima kasih Mas sudah memberikan sentuhan yang luar biasa," ucap Mira yang kini memeluk tubuh Exel dengan sangat erat. "Maaf Mira, aku belum sekuat kamu." Exel membalas pelukan dari Mira. Exel tidak merasa sungkan lagi se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN