33-Memperkeruh Suasana

1537 Kata

Berlibur seharian di Bali membuat kenangan spesial tersendiri, terlebih bagi Rensha. Dia merasa Verza terlalu baik kepadanya, memanjakan dan selalu menginginkan yang terbaik untuknya. “Ughh capek!!” Rensha duduk di sofa sambil memeluk boneka teddy bear. Tak lama pria berkaus merah masuk sambil menggeret koper. Kalau bukan karena istrinya, Verza tidak akan mau mengangkat koper super berat dari basement sampai apartemen Rensha. “Wanita, ya, di manapun selalu kalap belanja,” keluh Verza sambil mengusap bintik keringat di pelipis. Pria itu menatap Rensha yang sedang memejamkan mata sambil memeluk boneka. Tak lama Verza ingat dengan kardus besar berisi boneka yang baru dia lihat. “Lagi hobi beli boneka?” Pertanyaan itu membuat Rensha membuka mata. “Enggak, kan l, dibeliin.” Sontak Verza m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN