Di Zakaffa. Markas Intelijen. Untuk sementara, Faritzal memberikan kewenangan pimpinan intelijen di bawah komando Eztyo, dibantu beberapa orang kepercayaan. Semenjak informasi rencana Abyra melaporkan Zakaffa atas penipuan kepada markas utama aliansi, ruang rapat mereka tak pernah sepi. Eztyo memilih bekerja di ruangan itu ketimbang memakai bekas ruangan Angkasa. Dia tak bisa mengakses ruangan penuh data rahasia yang strategis itu tanpa kehadiran Angkasa. Dean dan Oyan yang paling sibuk selama beberapa hari terakhir ini. Mereka berdua lah muara segala informasi lapangan yang masuk dari ratusan agen yang disebar. Dean dan Oyan memakai ruang kerja bersama, tepat di samping ruang rapat yang digunakan Eztyo sebagai kantor kerjanya. Puluhan koordinator agen lapangan keluar masuk setiap ha

