Di Deka Okta

1991 Kata

Langit mulai berwarna keorenan. Cahaya matahari juga sudah mulai meredup karena malam akan segera datang. Suara garempong saling bersahutan. Membuat suasana semakin syahdu. Suasana pegunungan begitu terasa. Semilir angin sore menerbangkan bagian belakang kerudung Anjani. Ia pejamkan mata sejenak untuk menghirup oksigen dalam-dalam. Ia hanya berharap ketenangan selalu membersamainya. Memikirkan sesuatu yang tidak ada petunjuk, membuatnya tertekan. Maka, ketika ada tawaran untuk mendampingi para anggota OSIS untuk KAT, dengan tangan terbuka ia menerima. Pikirnya dengan menikmati keindahan alam membuatnya merasa damai. Diabaikan dalam waktu yang lama membuatnya semakin siaga dengan laki-laki. Dengan merangkak dan tertatih, ia bangun kembali benteng pertahanannya. Walaupun tidak sekokoh dul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN