Melihat dirinya ditinggalkan, Wira hanya tertegun untuk sementara waktu tidak bisa mengartikan Apa yang sebenarnya terjadi, sambil menatap heran ke arah seorang ibu-ibu yang mengenakan hijab yang sangat lebar, masih bertolak pinggang menatap ke arahnya. "Kenapa kamu masih berdiri di sini apa belum jelas dengan apa yang saya sampaikan?" tanya ibu-ibu itu sambil menatap tajam ke arah Wira. "Maksudnya?" jawab Wira malah balik bertanya dahinya mengerut, mengingat-ingat apa yang disampaikan. kejadian yang tidak diprediksi dari awal membuat Wira seperti orang yang linglung. "Kamu sekarang pergi dari rumah saya, dan jangan ganggu anak saya lagi karena dia masih anak-anak, tidak bisa membedakan mana yang baik dan yang benar. dan kalau kamu sudah memiliki keluarga kamu uruslah keluargamu den

