TAK BISA UTUH KEMBALI

1346 Kata

Dua insan yang sedang duduk termangu dalam diam, keduanya tenggelam dalam fikiran masing-masing tanpa sepatah kata menyambungkan keduanya, semesta bekerja dengan semestinya. Sampai akhirnya sang lelaki memberanikan diri menatap wajah sang gadis yang sejak tadi menatap kosong Gedung-gedung yang menjulang tinggi mencakar langit. “Bisa lo hadapi orang-orang sekitar setelah tahu lo hamil?” Tanya Genta dengan pandangan lekat menatap wajah Zeta yang tampak berantakan dengan wajah yang belum kering juga oleh bekas air mata miliknya. “Lo bisa bayangin kalau mamah elo tahu gimana perasaan dia nggak hancur tahu lo hamil?” Tanya Genta tambah lagi. Genta sedang memprofokasi Zeta agar mau setuju dengan usulan Genta untuk menggugurkan saja kandungannya sesuai dengan ucapan Genta. Zeta kalut, ia ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN