cinta segitiga

1114 Kata

Yusuf telah seminggu di kampung, sekarang ia akan kembali ke Jakarta. Ia telah mengabaikan untuk tidak menghubungi Lidya, karena ia yakin kalau wanita itu akan sibuk bekerja. Sementara disini ia juga membantu proses penyembuhan ibunya. Saat ini ia telah berada di bandara, menunggu waktu keberangkatan. Dengan pikiran kacau ia melangkahkan kaki dan menarik kopernya pergi. Ia merasa bersalah telah mendiami istrinya, sedangkan ia lebih mementingkan pengobatan ibunya. Seharusnya saat ini ia tak punya alasan lagi untuk dijelaskan setibanya di Jakarta nanti. Ponsel Yusuf bordering keras dalam kantongnya. Dengan cepat ia mengambil ponsel itu tanpa bersusah-susah memeriksa nama si penelepon. “Halo,” jawabnya. “Mas Yusuf. Ini Sari.” Jantungnya langsung mencelos. Sari hanya menelepon kalau ada s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN