mendadak lembut

1133 Kata

Lidya mengelus lebut rambut Yusuf. Di saat lelaki itu tidak sadar dengan kondisinya, ia berhasil menghipnotis Lidya dengan ketampanannya. Lidya tidak berpikir jauh kenapa ia memiliki keberanian untuk menyentuh lelaki itu. Tetapi rasanya nyaman sekali melihat Yusuf yang terlelap itu, wajahnya menampakkan kedamaian. Sedikit senyuman terukir dari bibir cantiknya. Dan buru-buru Lidya menarik tangannya, ia tidak ingin lelaki itu terbangun karena sentuhan tangannya yang mengganggu. Ia berdiri dan maraih sepatu yang masih terpasang di kaki Yusuf, lalu dibukanya kedua sepatu itu. Setelah itu diselimutinya sebagian tubuh Yusuf, ia melakukan itu agar lelaki itu tidak kedinginan dengan AC yang menyala. Saat ini ia tidak ingin membagunkan Yusuf, membiarkan lelaki itu beristirahat adalah pilihan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN