kabar buruk

1130 Kata

Tengah malam Lidya terbangun dari tidurnya. Dihidupkannya lampu di samping ranjang, dan tampak wajah Yusuf yang samar-samar di sampingnya. Lelaki itu tampak terlelap dengan wajah damai, tanpa ada kerutan di dahinya. Lidya bergeser, mendekat ke sebelah Yusuf. Tangannya terulur menyentuh wajah tampan nan polos suaminya itu. Sedikit rasa hangat timbul di hatinya merasakan ekspresi damai Yusuf yang terlelap. Ia berpikir sejenak, semenjak bertemu Yusuf hidupnya seperti jungkir balik. Di saat yang bersamaan lelaki ini mampu membolak-balikan emosinya. Mampu membuatnya merasa mencintai untuk yang pertama kalinya. Tetapi sedikit rasa mengganjal di lubuk hatinya yang terdalam. Yusuf, lelaki itu apakah mempunyai rasa cinta untuknya. Dentingan jarum jam bagaikan saksi mata yang mengawasinya dari ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN