Tas Merah

1671 Kata

Rafael dan Mark baru saja sampai ke rumah saat jam sudah menunjukkan sore hari. Saat berjalan memasuki rumah, ia tertegun melihat Ansel sedang asyik menikmati kue bersama Dewa di taman belakang rumahnya. "Nak, sedang apa?" tanya Rafael sembari menghampiri mereka. "Sedang makan kue, Ayah," sahut Ansel yang masih terus memakan kue berjenis brownies itu. "Iya, Paman, kue ini enak sekali," sahut Dewa yang juga lahap memakan kue itu. "Apa bibi pelayan yang membuatnya?" tanya Rafael ingin meyakinkan. "Bukan, Ayah. Tadi, Bibi Celine datang dan memberikan kue ini untukku." Ansel memperlihatkan beberapa potong kue yang masih tersisa. "Luiz, apa aku pernah mengatakan bahwa Ansel boleh memakan kue pemberian dari orang asing?" tanya Rafael pada salah satu pengawal pribadi Ansel. "Pernah Tuan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN