"Jaga ucapanmu, Castiel." Ayahnya berkata dengan nada datar. "Berarti selama ini dugaanku benar, Ayah hanya memanfaatkan kami. Ayah membuat kami mati-matian melawan Alodra serta sengaja mengirim Akriel ke Bumi demi kepentingan Ayah untuk melindungi wilayah yang sudah menjadi kebusukan Ayah sendiri!" Castiel berkata dengan garangnya serta tatapannya yang sangat nyalang pada pria yang tak jauh dari hadapannya. "Aku tidak pernah menyangka Ayah seburuk itu untuk gila-gilaan menguasai tanah dengan ratusan nyawa tumbang karenanya. Apa yang Ayah perbuat pada mereka? Apa Ayah sadar apa yang telah Ayah lakukan begitu keji?" Castiel tak bisa menahan emosinya. Dia sudah sangat marah ketika pertama kali menemukan ratusan mayat dari para rakyatnya di sana. Dia yakin sekali kalau ayahnya-lah yang tela

