[60] half chapter lX

205 Kata

Lalu, gadis berambut sebahu itu berjalan menghampiri gerbang itu. Kemudian, dengan kepalan tangannya dia meninju dinding gerbang itu kuat-kuat sampai terdengar suara yang begitu keras. BUAKH! Castiel menoleh melihat dan terkejut ketika Eremiel terus mencoba menghancurkan gerbang itu dengan tinjuannya. BUAKH! Eremiel masih terus mencoba menghancurkan dinding gerbang itu sampai tangannya nyaris hancur sekalipun. "Cukup!" Seru Castiel di belakangnya dan membuat Eremiel refleks menghentikan aksinya. "Kau akan menghancurkan tanganmu sendiri kalau terus meninjunya. Hentikan itu!" Eremiel lalu berhenti dan termundur beberapa langkah. Dia memegangi tangannya yang kini luar biasa sakit. Lalu siapa sangka, berkat tinjuan Eremiel barusan cahaya zamrud dari gerbang itu perlahan memudar dan langs

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN