"Tampaknya kalian memang mengerti dengan cepat. Benar, akulah yang telah melenyapkan Bunda kalian." "Beraninya kau!" Eremiel sudah ancang-ancang untuk menghajar pria di depannya, namun Castiel dengan sigap menahan adiknya tersebut. "Kenapa kau lakukan itu pada Bunda?" Castiel bertanya dengan nada tenang serta nada suaranya yang sedikit bergetar menahan tangis. "Semua itu aku lakukan untuk melindungi tanah ini. Aku butuh seratus ribu nyawa agar aku bisa membuat gerbang yang tak bisa ditembus oleh siapa pun kecuali diriku sendiri. Maka dari itu, aku bisa menguasai seluruh Flat dan isinya dan menjadikanku penguasa alam semesta." Castiel lantas menyunggingkan senyum miring yang seolah mengejek. "Betapa liciknya. Maka dari itu kau rela membunuh istrimu sendiri dan bahkan semua rakyatmu untu

