Castiel lalu berjongkok untuk mencari biji buah yang jatuh dari pohon di dekat mereka. Castiel jadi teringat pada kakaknya, Akriel, yang pernah memunguti biji buah itu dulu. Rasanya Castiel merasa bersalah telah membentak Akriel yang pernah memakan buah kotor dari sana. Namun, Castiel tidak bisa berlama-lama untuk terbenam dalam memori masa lalu tentunya. Dia segera mengambil satu keping biji dan meletakkannya di tangannya. Kemudian, dia genggam erat-erat biji itu dan melemparkannya ke tanah secara sembarangan. Ajaibnya, dalam beberapa detik biji buah itu berubah menjadi wujud ayahnya dengan sama persis seperti Raja Mihr. Eremiel di sampingnya sampai terbengong-bengong melihat kemampuan Castiel yang luar biasa. "Segera lakukan tugasmu!" Perintah Castiel pada tiruan ayahnya. Dengan seger

