Gema Kehampaan Terdalam

1254 Kata

“Hentikan! Jangan hancurkan dia! Dia adalah bagian dari rencana yang lebih besar!” Suara itu menggema di seluruh penjuru dimensi, menggelegar seperti guntur, tapi mengandung kewibawaan yang menusuk tulang. Ada keakraban yang aneh, sesuatu yang membuat hati siapa pun yang mendengarnya bergidik—seolah suara itu berasal dari masa lalu yang terlupakan namun tak pernah benar-benar hilang. Semua yang hadir terdiam. Senja, Arya, Bayu, para Penjaga Cahaya, bahkan entitas mengerikan yang dikenal sebagai Ketiadaan Mutlak yang sedang dalam cengkeraman energi, membeku seketika. Mata mereka mencari-cari sumber suara itu dengan tatapan penuh curiga dan kecemasan. Dari tengah pusaran energi putih keperakan, di mana kehampaan terdalam berdiri dengan tenang, perlahan muncul sebuah siluet. Bayangan itu t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN