“Semoga cepet sembuh ya!” kata si dokter. Anak lelaki yang duduk di salah satu kursi di ruang dokter tersebut mengangguk riang sembari berkata, “Kakak dokter juga jangan sampe sakit kayak aku! Kalo kakak sakit, biar gantian aku yang obatin!” Sang dokter berjilabab –yang dipanggil kakak dokter- hanya tertawa mendengarnya. Ibunya sedikit tertawa kecil sembari berkata “Maafin anak saya ya dok, dia emang begitu.” Terdengar bisikan sang ibu kepada anak lelakinya itu. “Ayo, Fahri kita pulang.” Anak lelaki tersebut menggelengkan kepalanya. “Enggak mau! Fahri mau sama kakak dokter!” “Fahri!!” Dokter tersebut berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri Fahri sembari jongkok berdiri di depan Fahri. “Fahri, kapan-kapan kakak bakal ketemu kamu lagi kok!” Fahri mengerutkan keningnya sambil me

