Unrequited

1100 Kata

Bos sialan. Jumat adalah hari di mana orang-orang mulai mempersiapkan diri untuk menyambut akhir pekan dengan sukacita. Sukacita karena mereka bisa pulang lebih cepat dan esoknya tak harus repot-repot masuk sekolah atau absen kerja.  Biasanya. Tetapi yang kulakukan saat ini sangat jauh dari deskripsi barusan. Alih-alih terjebak macet di jalan karena tak sabar ingin segera berjumpa dengan kasur kesayangan di rumah, petang ini aku justru terjebak bersama rekan kerjaku membuat laporan keuangan di sebuah restoran bebek yang cukup terkenal di Jakarta. “Kamu sudah cek HPP dan pendapatannya?” tanya Adi, rekan kerjaku yang biasa dipanggil Mas Adi. “Sudah, mas.” jawabku dengan nada kelewat datar.  Setelah itu kami berdua kembali terdiam sibuk bekerja di laptop masing-masing. Dalam hati, aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN