“Why are you look so... wonderful?” ****** Suara azan subuh terdengar berkumandang. Tanda waktunya untuk beribadah dan mulai beraktivitas. Tetapi ada yang berbeda hari ini. Kirana sudah bangun sedari jam 4 pagi tadi. Mukanya terlihat sedikit tegang. Ia pun kini hanya terpaku duduk di meja belajar kamarnya. Matanya menatap awas ke arah laptop di depannya. Sampai-sampai, ia tidak menyadari bahwa lelaki yang tidur di kamar itu sudah terbangun. “.... kamu kenapa sih?” Kirana terperanjat mendengar suara lelaki di belakangnya, ia pun menoleh, “Rudi...” “jadi, kenapa?” Kirana menggeleng-gelengkan kepalanya, memberitahukan bahwa ia tidak apa-apa. Lalu ia pun kembali menatap ke ar

