“……..” “…….” Hening. Tak ada satupun dari mereka berdua yang memulai pembicaraan. Padahal suasana di sekitar mereka cukup ramai. Sang gadis pun menghembuskan napas pelan. Karena tak tahan dengan keheningan yang melanda mereka, dia akhirnya memberanikan diri untuk berbicara. “emm… jadi… lo gilang?” Lawan bicaranya yang hanya menatap jendela Mc’D, kaget karena diajak bicara. Dia mulai menatap lawan bicaranya. “iya, lo anita kan?” sial, manis banget! Sahut gilang dalam hati Gadis itu hanya mengangguk. Sambil mengambil salah satu potongan French fries-nya, dia bertanya, “kenapa lo pengen ketemuan sama gue? Gue nanya Nirina tapi dia ga mau ngasih tau. Katanya rahasia.” Gilang diam. Tampak berpikir. Nirina, sialan lo, kenapa dia ga ngasih tau? Gue bikin alasan apa ya? Rutuknya dalam hati.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


