Chapter 32

1103 Kata

Sudah lama rasanya sejak ia bertemu dengan Shaina. Hani tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya karena akan bertemu dengan Shaina setelah sekian lama. Ketika Shaina mengetahui Hani kembali melakukan konseling, Shaina memang sempat menginap beberapa saat. Namun setelah kondisi Hani berangsur membaik dan Asta juga sudah memberi lampu hijau baginya untuk tinggal seorang diri lagi, Hani segera ‘mengusir’ sahabatnya itu. Mereka berjanji untuk bertemu di salah satu kafe yang lokasinya tak begitu jauh dari tempat tinggal Hani. Hani tidak bertanya alasan mengapa Shaina memilih kafe tersebut dan hanya mengikuti keputusan Shaina. “Hani!” sebuah seruan yang agak tertahan memanggil namanya. Ia pun menemukan Shaina duduk di dekat jendela. Dengan senyum di wajah, Hani berlari kecil menuju Shaina.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN