Aku meliriknya yang berada cukup jauh dari kursiku. Sosoknya yang bersenda gurau dengan teman-temannya membuatku senang sekaligus mati penasaran. Apa yang kau bicarakan? Hal apa yang membuatmu tertawa begitu senang? Aku berpikir keras, mencoba menyelesaikan pertanyaan itu di kepalaku. "Yuli, aku yakin lama kelamaan orang-orang akan tahu kalau kau menyukainya." ujar Vina, teman karibku yang duduk di sampingku. Aku langsung menoleh ke arahnya. "Apa? Aku tidak melakukan apa-apa." "Ha-ha. Ya, kau tidak melakukan apa-apa hanya terus melihat ke arahnya dan memperhatikannya tanpa mengedipkan matamu. Benar sekali, kau tidak melakukan apa-apa." balas Vina sarkastik. Aku menghela napas. Vina pun tertawa melihatku. "Jika berbicara dengannya di kelas terasa sulit bagimu, kenapa tidak coba masuk

