Vieno, Vieco,Viero dan Viera berjalan di koridor yang ramai. Oh, jangan lupakan Viera, karena sekarang Viera juga baris diantara ke-empat laki-laki itu. Saat akan melangkahkan kakinya menuju lift untuk ke lantai 2, mereka melihat Cici yang sedang berjalan sembari menunduk. Mereka menghentikan langkahnya. Cici muncul dari arah kanan, tepatnya muncul dari koridor yang dari arah taman. Cici masih menunduk tak menyadari ada Vieco, Vieno, Viero, Viera dan Viere yang tengah menatapnya dengan wajah yang cukup sulit dijelaskan. Kecuali Viera, dia tidak tahu kenapa saudara-saudara nya itu seolah menatap benci kepada perempuan yang sedang melewatinya. Viera tidak mengenal Cici, begitupun sebaliknya. Tapi sekarang Cici sudah mengenal Viera setelah insiden itu terjadi. "Kalian kenapa sih?" Tanya V

