"Mau minum apa?" Vhian bertanya kepada Viera yang matanya masih menyapu seluruh penjuru caffe ini. "Vein." Panggil Viera, tanpa menatap Vhian. Vhian sedari tadi sudah melihat Viera, untuk mendengarkan jawaban atas pertanyaannya tadi. Tapi Viera malah fokus dengan dekorasi caffe ini. "Kenapa?" Respon Vhian akhirnya bersuara. "Ini caffe nya elegant banget! Dekorasi nya simple, tapi menarik!" Ungkap Viera dengan berbinar. "Iya, ini kan caffe jepang. Dekorasi nya sengaja pakai ala-ala jepang, supaya bisa menarik pelanggan. Lagian, juga langka caffe yang kayak gini." Jelas Vhian. Memang benar, caffe ini sengaja memakai gaya jepang untuk menarik pelanggan yang akan tertarik nantinya. "Entar, rumah gue juga mau kayak gini ah! Bosen gitu gitu mulu." Ujar Viera yang masih terkagum-kagum. "Lo

