BAB 46

1078 Kata

Tania memandangi Edward yang sedang asyik dengan semangkuk ramennya. Ia sedikit memanyunkan bibirnya. Setelah dua minggu Edward sibuk dengan urusannya, kini mereka bertemu kembali. Tetapi Tania tidak mengetahui urusan apa yang Edward lakukan selama dua minggu tersebut. Edward pun mulai sadar bahwa sedari tadi Tania memandangi dirinya. “Kok makanannya dicuekin? Katanya tadi lapar” ucap Edward. “Mas Edward ngga ngerasa ada yang diomongin sama saya gitu?” tanya Tania. Edward bingung dan mulai berpikir. Ia pun menggeleng. Tania pun menghembus nafas kesal. Ia pun mulai melahap makanannya. Edward masih saja memandangi Tania dan masih bingung mengapa Tania terlihat begitu kesal. “Mau kemana lagi kita habis ini?” tanya Edward sembari ia dan Tania berjalan keluar restoran dan menuju parkiran.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN