BAB 45

1005 Kata

Gerhan menatap Edward tajam penuh dengan rasa kesal. Sedangkan Edward hanya menunduk saja, ia tahu betul mengapa Gerhan memasang ekspresi wajah seperti itu. Edward memang merasa bersalah karena seharusnya ia mencari Sarah bukannya malah bersenang-senang bersama Tania. Oleh karena itu Edward hanya menunduk saja dengan Tania yang duduk disebelahnya. Saat ini Gerhan, Lunetta, Edward dan Tania sedang berkumpul di ruang tamu.  “Edward...” seru Lunetta berusaha memecahkan keheningan. “Hmm...” “Aku sama Gerhan ngga akan dikenalin nih?” “Oh iyaa... Tania ini teman-teman saya namanya Lunetta dan Gerhan” “Haloo aku Tania” ucapnya sembari tersenyum. Lunetta dan Gerhan membalas senyum Tania. “Semalam kalian berbuat apa disini?” tanya Gerhan. Lunetta langsung mencubit pelan paha Gerhan sembari me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN