Lunetta terbangun dari tidurnya karena mencium aroma nasi goreng yang dibawakan oleh Gerhan. “Luna bangun yuk sarapan” seru Gerhan sembari membelai lembut rambut Lunetta. Lunetta membuka perlahan kedua matanya. Gerhan hendak mencium bibirnya akan tetapi Lunetta menghindar. “Aku belum sikat gigi tauuu” ucap Lunetta kesal. “Haha yaudah sana sikat gigi” Lunetta menyibakan selimut dan turun dari tempat tidur dengan keadaan tanpa sehelai kain yang melilit tubuhnya. Gerhan tersenyum memandangi lekukan tubuh Lunetta yang sedang berjalan kearah kamar mandi. Setelah selesai membasuh wajah dan sikat gigi, Lunetta menggunakan kimono yang memang biasa tersedia di dalam kamar mandinya. Ia pun keluar dan terkejut ketika Gerhan tiba-tiba mengecup bibirnya bertepatan saat dirinya keluar dari kamar m

