BAB 40

1628 Kata

“Kak, di sini gelap banget,” kata seorang anak perempuan. Aku sepertinya sedang berada di samping perempuan itu juga. Dan masih seorang lagi yang juga duduk di dekat kami. Namun, aku tidak bisa melihat dengan jelas wajah ke duanya. Ruangan ini sangat gelap dan dingin. “Sabar ya, Dek. Semoga sebentar lagi ada yang menyelamatkan kita,” jawab perempuan yang lebih besar. Dia berusaha menenangkan perempuan kecil itu. “Sampai kapan kak? Aku sangat lapar nih,” keluhnya. “Sabar ya, Sayang. Ini kakak kasih permen saja dulu,” kata perempuan yang dipanggil kakak itu. Meski, aku tidak bisa melihat wajahnya. Aku bisa merasakan kejadian itu sangat nyata. Ini seperti bukan hanya mimpi belaka. Namun, kapan ini terjadi? Apa yang sebenarnya kami lakukan di sana? Apakah aku diculik? Siapa kedua oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN