BAB 39

1527 Kata

Aku terus memperhatikan perempuan yang bertingkah sangat aneh itu. Bukan hanya berani membuka bajunya di depanku. Kini, dia sudah sangat berani mendekati diriku. Awalnya, aku sangat terkejut melihat seorang laki- laki akan menjadi teman satu kamarku. Dan orang itu juga sudah pernah aku kenal sebelumnya. Perkenalan yang sangat tidak berkesan baik. Di mana, aku harus terjatuh pingsan saat dia menyentuh diriku. Sekarang, perempuan ini pun mulai bertingkah lagi. Dia mendekatiku dengan sangat berlahan. Sedikit demi sedikit, dia menaiki anak tangga untuk sampai ke tempat tidurku yang ada di bagian atas. Aku tidak paham, apa yang sebenarnya ingin dia lakukan. “Ka... kamu ngapain ke sini?” tanyaku sambil terus menggeser tubuhku ini. Namun, dia tidak menjawabnya. Dia masih terus melakukan sesua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN