“Yah, Candra mohon Yah. Tolong Ayah berikan Candra kepercayaan. Salah satunya, Ayah membiarkan Candra melakukan apa pun juga.” Aku masih terus meminta Ayah untuk memberikanku sedikit kebebasan. Aku tidak mau setiap gerakanku selalu diawasi oleh orang. Baik itu pengawal itu mau pun Ayah sendiri. Ayah tidak menjawab permintaanku itu. Sesekali, Ayah masih melihat ke kanan dan ke kiri. Beliau masih sangat khawatir jika ada yang mendengar apa yang aku katakan tadi. Entah apa yang membuat itu sangat rahasia. “Yah, Candra....” “Sssttt... udah, jangan bahas di sini. Nanti kita bicarakan di hotel saja.” Ayah langsung menahan diriku untuk mengatakan keinginanku itu lagi. “Tapi, Yah....” Aku tetap ingin mengatakannya sekarang. Karena, aku khawatir Ayah akan kabur begitu sampai di hotel. “Di sin

