BAb 49

1990 Kata

Aku masih setia mendengarkan apa yang Reny ceritakan. Meski, aku terlihat tidak serius mendengarkan semua ocehannya itu. Namun aku tetap penasaran, siapa sebenarnya sosok Reny ini. Apakah dia salah satu yang menyebabkan keadaan Cahaya seperti ini. Ataukah, dia yang menyelamatkan adikku. Sama seperti dia sudah berulang kali menyelamatkan aku. “Jadi, kamu beneran datang cari aku?” tanyaku sambil tetap menunjukkan bahwa aku tidak percaya dengan yang dia katakan. “Kok, kamu enggak percaya gitu sih?” Reny terlihat kesal karena sikapku itu. “Mmmmm... ya gitu,” responku tanpa melihat wajah kesalnya itu. “Mau bagaimana caranya, supaya kamu mau percaya dengan semua yang aku katakan,” keluh perempuan berambut pendek ini. “Ya, bagaimana aku bisa percaya begitu saja. Kamu datangnya sangat lama,”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN