Sophia merasa sangat-sangat ketakutan ketika melihat Mark yang kala itu menggusur Emely dengan sangat sadis. Ia menjadi tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh Mark, dan kenapa ia tega melakukannya. Namun, ia kembali teringat jika Mark adalah seorang psikopat, yang tentu saja hal itu pasti menyenangkan baginya. Tak ada yang bisa di lakukan oleh Sophia selain menangis merasa bahwa hidup mereka tidak akan baik-baik saja pada saat itu. Namun, Sophia tidak ingin menyerah begitu saja, ia menolehkan pandangannya ke arah sekitar untuk mencari setidaknya sesuatu hal yang bisa ia gunakan untuk melawan Mark pada saat itu. Tapi tak ada satu pun benda yang bisa di gunakan olehnya untuk melawan Mark pada saat itu, karena pada saat yang bersamaan Mark datang menghampiri Sophia. Melihat keda

