“Hhh … hhh … hhh … “ Napasku memburu kala itu, dan aku baru saja terbangun dari mimpi burukku. “Sophia, kau baik?” pandanganku kini tertuju kepada Emely yang baru saja bertanya, dan hal itu membuatku kini menganggukkan kepala berusaha untuk menstabilkan napasku yang kala itu memburu. Aku merasa ketakutan dan juga lelah dengan apa yang aku alami pada saat ini, yang membuatku yakin jika aku tidak mungkin bisa melupakan hal ini begitu saja. “Apakah kau bermimpi buruk?” sebuah pertanyaan yang di lontarkan oleh Emely pada saat itu pun membuatku kini menoleh menatapnya dan kemudian aku anggukkan kepalaku menjawab pertanyaannya. “Akan kah ini semua berakhir?? aku … aku sangat lelah!” itu lah yang aku gumamkan kepada Emely, yang kala itu juga ia hanya terdiam dan tidak menjawab pertanyaanku.

