Bab 9

1102 Kata

Adipati yang tengah sibuk mengetik seketika berhenti ketika mendengar ketukan pintu. Entah siapa di balik pintu ruangannya, tapi yang jelas suara itu terdengar tidak asing. “Masuk,” ucap Adipati. Knop pintu diputar, pintu terbuka dan wajah Elsa terlihat dengan jelas di penglihatan Adipati. Alis tebalnya menurun menatap Elsa ada di depan pintu. Dia merasa terusik dengan kehadiran Elsa, entah kenapa Adipati melihat Elsa moodnya menjadi kacau. “Pak, maaf atas perilaku saya,” ucap Elsa menunduk. Adipati menghela napasnya, dia melemparkan kartu debit miliknya dan terjatuh di lantai. Lagi-lagi dia memperlakukan Elsa seperti b***k. “Pinnya 233233.” Adipati kembali fokus kepada laptobnya, sedangkan Elsa tidak memahami maksud Adipati. Untuk apa Adipati memberikan kartu ATM kepadanya. Elsa hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN